nasional

Menag Nasaruddin Umar Doakan Almarhum Rachmat Gobel, Ingatkan Pentingnya Doa Keluarga

Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:21 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan tausiyah dalam doa bersama almarhum Rachmat Gobel di rumah duka Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) malam hari. (Dok. Kemenag RI)

TERUNGKAP.ID - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memanjatkan doa untuk almarhum Rachmat Gobel, tokoh nasional sekaligus Anggota DPR RI periode 2024–2029, yang wafat pada Jumat (10/7/2026). Menag menegaskan bahwa kematian bukan akhir dari ikatan batin antara keluarga dengan orang yang telah berpulang.

Pesan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar saat bertakziah dan memberikan tausiyah di rumah duka keluarga almarhum di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Baca Juga: MAN 2 Makassar Cetak Prestasi Internasional, Raih Gold Medal IICYMS 2026

Di hadapan keluarga dan para pelayat, Menag mengajak seluruh anggota keluarga untuk terus mendoakan almarhum sebagai bentuk bakti yang tidak terputus meski telah dipisahkan oleh kematian.

"Jangan sampai keluarga yang wafat tidak pernah didoakan (oleh kita)," pesan Menag.

Rachmat Gobel meninggal dunia pada pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, dalam usia 63 tahun. Mantan Menteri Perdagangan RI periode 2014–2015 itu kemudian dimakamkan secara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin Umar juga mengenang sosok Rachmat Gobel sebagai pribadi yang mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan masyarakat dan kegiatan sosial keagamaan.

Menag mengungkapkan, dirinya baru bertemu dengan almarhum sekitar sepekan sebelumnya di Kantor Kementerian Agama. Saat itu, Rachmat Gobel masih menyampaikan perhatian besarnya terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam di kampung halamannya, Gorontalo.

Menurut Menag, berbagai amal baik yang telah dilakukan semasa hidup akan terus memberikan manfaat, terlebih jika keluarga senantiasa mengirimkan doa.

Ia menegaskan bahwa doa yang dipanjatkan, terutama setelah salat fardu, menjadi amalan yang dapat sampai kepada almarhum serta menjadi sebab bertambahnya rahmat dan kemuliaan di sisi Allah SWT.

Baca Juga: Sat Polairud Aceh Barat Edukasi Nelayan soal Keselamatan Laut

Menutup tausiyahnya, Nasaruddin Umar mengajak seluruh keluarga dan kerabat untuk mengikhlaskan kepergian almarhum seraya memanjatkan doa bersama.

"Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu. Jadikan ya Allah semua keselamatan individual beliau, semua keselamatan sosial beliau menjadi jariah yang pahalanya terus mengalir," doa Menag.***

Tags

Terkini