TERUNGKAP.ID – Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., bersama pejabat utama dan personel Polres menggelar shalat Subuh Keliling (SULING) bersama masyarakat di Masjid Istiqamah, Kampung Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Selasa (14/7/2026).
Melalui program Subuh Keliling (SULING), kepolisian mengajak masyarakat bersatu memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dinilai masih mengancam generasi muda di Kabupaten Bener Meriah.
Baca Juga: Usai Suling, Kapolres Bener Meriah Ajak Warga Ngopi dan Bahas Kamtibmas
Kapolres Bener Meriah melalui Kabag Ren Polres Bener Meriah Kompol Hamdani menjelaskan, program SULING merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan dengan lokasi yang bergantian di berbagai masjid di wilayah Kabupaten Bener Meriah.
Selain menjadi sarana ibadah, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membangun komunikasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Program SULING ini rutin kami laksanakan tiga kali dalam sepekan. Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus berdiskusi mengenai berbagai persoalan kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujar Kompol Hamdani.
Dalam kesempatan tersebut, kepolisian menegaskan bahwa perang terhadap narkotika tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dinilai menjadi benteng utama untuk mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. “Mari kita bersama-sama menjaga anak-anak dan keluarga kita dari bahaya narkotika. Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba demi mewujudkan Bener Meriah yang aman dan sehat,” kata Kabag Ren Polres Bener Meriah.
Baca Juga: Tiga Kasat Baru Polres Bener Meriah Temui Kejari, Ini Agendanya
Tak hanya menyoroti bahaya narkoba, Polres Bener Meriah juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas menjelang pertandingan final Piala Dunia. Warga diimbau tidak terlibat dalam praktik perjudian yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor dengan memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan.***