aceh

Bupati Tarmizi Antar Anak Yatim ke Sekolah, Gantikan Sosok Ayah di Hari Pertama

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:27 WIB
Bupati Aceh Barat Tarmizi mengantarkan dua orang anak yatim ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Meulaboh dalam rangka Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) pada Senin (13/7/2026). (Dok. Pemkab Aceh Barat)

TERUNGKAP.ID – Di hari pertama sekolah, Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, memilih menjadi sosok ayah bagi dua anak yatim dengan mengantarkan mereka ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Meulaboh dalam program Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), Senin (13/7/2026).

Kehadiran Tarmizi bukan sekadar seremonial. Ia ingin memastikan anak-anak yang kehilangan sosok ayah tetap merasakan perhatian dan kasih sayang saat memulai hari pertama sekolah bersama teman-temannya.

Baca Juga: Wakili Bupati, Kasatpol PP Aceh Besar Blusukan ke SDN Leupung 26, Ini Pesannya

Tarmizi mengaku tergerak setelah membayangkan perasaan anak-anak yang tidak lagi memiliki orang tua ketika melihat teman-temannya datang ke sekolah bersama ayah atau ibu mereka.

"Pasti mereka sedih sekali ketika melihat anak-anak lain diantar oleh orang tuanya ke sekolah," kata Tarmizi.

Ia menyebut, di tempat tinggalnya di Desa Suak Indrapuri terdapat seorang nelayan yang meninggal sekitar tiga bulan lalu dan meninggalkan tiga orang anak. Dua di antaranya merupakan siswa SDN 2 Meulaboh.

"Dari tiga orang anak tersebut, dua orang di antaranya sekolah di SD 2 Meulaboh. Mereka naik kelas pada tahun ajaran baru hari ini, satu naik ke kelas 2 dan satu anak lagi naik ke kelas 4," ujarnya.

Kedua anak tersebut kemudian diantar langsung oleh Bupati Aceh Barat menuju sekolah. Menurut Tarmizi, keduanya sempat terlihat sedih karena kembali teringat sosok ayah yang telah tiada.

"Keduanya hari ini diantar ke sekolah, mereka sangat sedih tadi teringat sama ayahnya. Tadi saya juga menjadi pembina upacara dan memberikan motivasi kepada anak-anak di sini sekaligus mengecek kondisi sekolahnya," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Tarmizi menegaskan perhatian terhadap pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan fasilitas sekolah, tetapi juga dukungan emosional dari keluarga.

Baca Juga: Hari Pertama MPLS, Wabup Aceh Besar Sambangi SD Blang Bintang

Menurutnya, kehadiran orang tua saat mengantar anak ke sekolah memiliki makna besar bagi psikologis mereka. Anak-anak akan merasa lebih diperhatikan, dihargai, dan memiliki semangat lebih besar dalam menjalani pendidikan.

"Anak-anak membutuhkan perhatian dalam pendidikan, salah satunya diantar oleh orang tuanya ketika pergi ke sekolah. Perasaan anak ketika diantar orang tua dengan tidak diantar akan berbeda sekali," tutup Tarmizi.***

Tags

Terkini