TERUNGKAP.ID – Sebanyak 14.832 warga ikut ambil bagian dalam kegiatan olahraga Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Bung Karno, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu pagi, 12 Juli 2026.
Dimana, ribuan masyarakat memadati kawasan tersebut untuk mengikuti rangkaian program Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Baca Juga: PSSI Rilis Laws of the Game IFAB 2026/27 Bahasa Indonesia
Selain mendorong masyarakat hidup lebih sehat, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku usaha kecil dengan menghadirkan sekitar 100 UMKM lokal.
Kegiatan GEMAR ini turut dihadiri Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora, Yuslan.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Semarang sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program nasional tersebut.
Menurutnya, CFD Alun-Alun Bung Karno selama ini telah menjadi ruang publik yang rutin dimanfaatkan warga setiap hari Minggu untuk berolahraga dan berkumpul bersama keluarga.
"Kita berharap gerakan olahraga ini terus menggema di seluruh penjuru Kabupaten Semarang yang kita cintai ini. Melalui olahraga, kita harapkan seluruh masyarakat sehat, panjang umur, dan selalu diberkahi Allah SWT," ujar Ngesti Nugraha.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk UMKM yang hadir dalam kegiatan tersebut agar memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Sementara itu, Yuslan menjelaskan, GEMAR merupakan salah satu bentuk komitmen Kemenpora dalam meningkatkan budaya olahraga masyarakat di berbagai daerah.
Ia menyebut kawasan CFD memiliki potensi besar sebagai ruang aktivitas fisik masyarakat. Karena itu, Kemenpora terus mendorong optimalisasi ruang publik agar semakin banyak warga yang aktif bergerak.
"Pak Menteri melihat ada peluang besar untuk memanfaatkan area CFD ini agar masyarakat lebih aktif berolahraga. Melalui Deputi Pembudayaan Olahraga, khususnya Olahraga Masyarakat, sasaran utama kami ada tiga, yaitu peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga, peningkatan kebugaran, dan penggerakan ekonomi masyarakat dari sektor olahraga melalui UMKM," jelas Yuslan.
Menurutnya, pemerintah daerah juga terus didorong untuk memperbanyak jalur CFD sebagai sarana masyarakat melakukan aktivitas olahraga.
Untuk melihat dampak kegiatan tersebut, tim dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Semarang ikut melakukan pendataan terhadap jumlah peserta serta aktivitas pelaku UMKM selama acara berlangsung.